Tampilkan postingan dengan label love and relationships. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love and relationships. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 April 2009

Mencintai Yang Tidak Sempurna Dengan Cara Yang Sempurna


Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,Bahkan dengan segala
kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita.Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa,

Ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat :

"Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat

semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin

ada seseorang. Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu"

Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak...

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

DOA SEORANG PRIA


Tuhan Yesus...



Aku berdoa untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu. Seorang wanita yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang wanita yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu. Wajah cantik dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya. Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia. Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas. Seorang wanita yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku.

Seorang wanita yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah.

Seseorang yang mencintaiku bukan karena ketampananku tapi karena hatiku. Seorang wanita yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang pria ketika aku di sisinya.

Tuhan Yesus...

Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga kami dapat bertumbuh bersama untuk mencapai sempurna di mata-Mu. Seorang wanita yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang wanita yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Tuhank Yesus...

Aku juga meminta,

Buatlah aku menjadi pria yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah sifat yang lembut sehingga ketampananku datang dari-Mu. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: "Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna."

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.

Amin....

Kamis, 19 Maret 2009

Decision - Capter 1. Make Your Decision

"I am what i am today because of the choices i made yesterday" -unknow-

Di sebuah perkampuangan hiduplah seorang kakek yang terkenal memiliki kebijaksanaan dan hikmat,setiap hari pasti ada aja yang meminta nasehat padanya. Pada suatu hari datang seorang pemuda yang sangat penasaran akan kemampuan sang kakek,pemuda itu datang kerumah kakek tersebut dengan membawa sesuatu di tangannya.
"Selamat siang kakek bijaksana,saya datang kemari karena saya memiliki pertanyaan. Di tangan saya ada seekor burung kecil,coba tebak burung ini hidup atau mati?". Si kakek tau bahwa iya sedang di uji oleh si pemuda tersebut dan dengan tersenyum sang kakek menjawab,"Nak,kalau ak
u menjawab burung itu hidup,kamu akan mengeraskan genggaman dan meremukan burung tersebut sampe akhirnya burung itu mati,kalau aku menjawab burung itu mati maka kamu akan melepaskan genggamanmu dan akhirnya burung itu terbang.ketauhilah bahwa tanganmu memegang keputusan untuk membuat burung itu hidup atau mati."
Pemuda tersebut kemudian pergi tanpa banyak bicara.Ia kini mengakui kemampuan sang kakek.


Sadarkah anda kalau keberadaan anda saat ini adalah hasil dari sebuah keputusan yang telah anda buat di masa lampau?

Kalau anda menarik waktu kebelakang mungkin anda akan mengingat bahwa pada satu kesempatan anda diperhadapkan pada dua pilihan atau lebih. Contohnya,"Apakah saya akan kuliah atau fokus dengan merintis usaha sendiri?" dan beberapa pertanyaan lainnya. Kemudian anda memutuskan mengambil salah satu pilihan tersebut dan jadilah anda sekarang ini. Anda menjadi anda hari ini karena keputusan yang telah dibuat di waktu lalu.

Tahukah anda bahwa selama kehidupan ada,anda akan selalu berhadapan dengan pilihan-pilihan.

"Selamat pagi Bapa,terima kasih atas kehidupan yang Engkau anugrahkan hari ini." Mungkin ini sebagian kecil sapaan anda ketika bangun tidur. Lalu selanjutnya apakah anda akan berdiam menunggu Tuhan memerintahkan sesuatu untuk dikerjakan pada hari itu?

Kalau anda seorang pekerja,akan lebih banyak keputusan yang akan dibuat setiap harinya. Jadi akuilah bahwa kehidupan itu adalah serangkaian keputusan yang bila diurai satu demi satu akan sangat panjang dan halaman ini tidak akan muat dengan keputusan tersebut.

Tiap hari,jam,menit,bahkan detik manusia selalu diperhadapkan dengan beragam pilihan. Seorang psikolog asal Boston pernah mengungkapkan bahwa seorang manusia punya kesempatan memilih pilihannya 90jenis pilihan setiap harinya,dari keputusan kecil sampai keputusan besar. Sayangnya kebanyakan orang tidak menyadari betapa pentingnya mengambil keputusan sehingga menyerahkan pengambilan keputusan kepada orang lain,situasi,dan keadaan. Tak heran banyak yang terjebak dari satu masalah ke masalah lain. Padahal Allah menciptakan manusia untuk berkuasa atas seluruh bumi.

"Berfirmanlah Allah: 'Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bintang melata yang merayap di bumi'"(Kej 1:26)

Ini artinya manusia tidak pernah diciptakan untuk diperbudak oleh situsai,keadaan,masalah,ma
upun kekuatan dari luar. Pertanyaannya jika anda justru terbelenggu oleh hal-hal seperti itu? "Jalan keluar dari keadaan seperti ini-dari situasi negatif dan kuasa jahat dan hal-hal yang mengikat dan menghancurkan-adalah dengan mengambil suatu keputusan. Banyak anak Tuhan diperbudak,ditindas,diinjak-injak,dan kalahkan hanya karena mereka tidak mempercayai pentingnya untuk mengambil keputusan," ungkap Derek Price.

Antara apa yang terjadi pada kita dan respon yang kita berikan terdapat sebuah jarak.Di dalam jarak itu terletak kebebasan kita dalam memilih respon kita. - anonim -

Begitu dasyatnya dampak keputusan yang anda ambil hingga sekecil apapun keputusan yang anda buat bisa dengan liar mempengaruhi kehidupan anda.Keputusan yang benar akan mendatangkan kebahagiaan,keputusan yang salah akan mendatangkan penyesalan yang berkepanjangan.
Ditangan anda terletaksebuah keputusan. Pilihannya hanya 2,anda akan menggenggam erat keputusan itu sampai mati hanya karena takut salah mengambil keputusan atau membuka agar anda tau anda memiliki berbagai keputusan penting yangb isa membuat anda terbang. seperti kata kakek bijak tadi,hidup matinya sebuah keputusan ada ditangan anda.

To Change Things That Can Be Changed Is a Decision

Ada kalanya seseorang menghadapi dilema dalam mengambil keputusan. Bisa jadi akibat dari anggapan bahwa yang terjadi adalah normal,alami,dan bawaan lahir sehingga dia memutusakan untuk tidak merubah atau membiarkannya. bukankah natural,yang dibawa sejak lahir memang tidak bisa diubah? jadi mengapa harus dirubah? hal ini sering dijadikan pembenaran atas keengganan untuk merubah sesuatu yang bisa diubah.

Minimal ada hal-hal yang memang tidak bisa dirubah walaupun anda doa puasa sekalipun seperti orang tua anda,jenis kelamin,ras,urutan sejarah,jumlah saudara,fciri-ciri fisik,kapasitas mental,usia,dan kematian. Sebanyak hal-hal yang tidak dapat dirubah sebanyak itu pula hal-hal yang bisa anda ubah. Untuk hal-hal yang dapat diubah andalah yang memutuskan untuk mengubahnya.Dan jika anda tidak mengambil keputusan,sebenarnya anda sudah mengambil keputusan yakni tidak mengambil keputusan.



Banyak hal yang bisa kita ubah dengan membuat keputusan,contohnya kisah dibawah ini:

Happiness - Sukacita

Dua orang ibu hidup bertetangga. Sebutlah yang satu bernama ibu senyum dan yang satunya lagi ibu cerewet. Dilihat dari segi ekonomi keduanya jelas beda. Kehidupan ibu senyum jauh dari kata berlebih,tak heran bila kedua anaknya memutuskan bekerja setelah pulang sekolah. Meskipun begitu,tak pernah sedikitpun keluar keluhan dari bibirnya. Setiap hari dilaluinya dengan sukacita. Kehidupan yang kontras dari ibu cerewet. Walapun secara ekonomi kehidupan ibu cerewet lebih baik dari ibu senyum tapi hari-harinya dipenuhi dengan gerutu dan omelan. Di kala musim hujan ia menggerutu karena maslah cucian tidak kering dan banjir dimana-mana. Bila panas ia juga menggerutu karena ia harus menyalakan AC dan itu berarti rekening listriknya akan membengkak.

Hari itu langit ditutupi mendung pertanda hujan lebatakan turun. Sembari mengangkat jemur
annya,ibu cerewet bersiap-siap mengeluarkan omelannya tetapi seketika itu juga tertahan karena ia melihat ibu senyum tengah menengadah wajahnya kelangit dengan wajah yang diliputi kebahagiaan. Tanpa basa basi ibu cerewet menghampiri tetangganya yang menurutnya sangat aneh dan mulai membrondongnya dengan pertanyaan "ibu kesambet apa sih? Perasaan hanya ibu yang menyambut hujan dengan bahagia. Apa ibu senang kalau kita kebanjiran? Dan saya perhatikan saat kemarau ibu pun tetap senang, ini kan aneh. Apa situ pawang hujan?"

Mendengar hal itu seperti peluru tertumpah dari senapan itu ibu senyum hanya tersenyum dan ia menjawab, " Saya bersukacita kala hujan karena itu berarti rejeki buat anak saya yang menyewakan payung untuk orang-orang yang kehujanan. Kemarau pun saya tetap bisa bersukacita karena orang-orang pasti banyak yang membeli layang-layang yang dibuat anak saya yang kedua. Makanya baik hujan ataupun kemarau saya bersukacita."

Saat kita tidak bisa lagi mengubah situsai,kita ditantang untuk mengubah diri kita." -Viktor Frankl-

Kita semua membuat cuaca pribadi kita sendiri, menentukan warna langit pada dunia emosional tempat yang kita tinggali.-Fulton J. Sheen

Keadaan hati yang bersuka adalah sebuah pilihan.Saat anda memutuskan untuk tetap bersukacita,tak peduli apapun persoalan yang anda hadapi,tanpa disadari Allah sudah bekerja untuk membantu anda keluar dari kesulitan itu.

Forgiveness - Pengampunan


"Tiada maaf bagimu."
"Nanti saja aku maafin kalau sudah lupa"
"ok aku maafin,tapi kita akhiri hubungan ini"

Itu adalah kalimat yang biasa kita dengar atau kita katakan bila kita disakiti. Biasa orang yang menyakiti kita adalah orang-orang terdekat alias orang-orang yang rasanya tidak mungkin akan menyakiti kita. dan akan berpikir seribu kali ketika akan memaafkannya.

Eleanor Roosevelt pernah mengemukakan,"Takseorangpun dapat menyakiti anda tanpa persetujuan anda." senada dengan hal ini,Gandhi juga pernah berkata " Mereka tidak dapat merenggut harga diri kita jika kita tidak memberikannya kepada mereka. Bukan apa yang terjadi pada diri kita melainkan respon terhadap apa yang terjadi pada diri kitalah yang menyakiti kita."

Masalah mengampuni bukan masalah perasaan melainkan masalah mau atau tidak untuk mengampuni. Ketika anda menyadari semua manusia tidak luput dari kesalahan dan anda memutuskan untuk memaafkan,itulah pengampunan yang sebenarnya.

Ibarat seperti ini,anda pinjam uang sebesar lima puluh juta pada saya dan sebagai buktinya anda menerbitkan surat utang. Saya tidak pedulikan apakah kemudian anda lebih mengasihi saya atau tidak. Yang saya perdulikan hanya surat hutang yang ada ditangan anda.Selama anda menyimpan surat tersebut saya tetap berhutang pada anda.

Hidup saya akan berbeda jika suatu hari anda merobek atau membakar surat tersebut. Pada saat itu beban dipundak saya terlepas dan saya benar-benar lega. Seperti itulah pengampunan.

"Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang,Bapamu yang di surga akan mengapuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu," tegur Yesus (Matius 6:14-15)

jika ditanya,"apakah anda sudah mengampuni orang yang bersalah pada anda?" jika anda menjawab tidak tahu berarti anda belum memutuskan untuk mengampuni. Mengampuni seseorang adalah suatu keputusan.


Love - Mengasihi / Mencintai

Tuhan tidak pernah menaruh kasi dalam perasaan melainkan dalam keputusan hidup. Allah memberikan sinar matahari bukan hanya saat Dia merasa senang pada manusia. Dia tidak menyembunyikan matahari pada saat dia jengkel atau ilfeel pada manusia. Kasih atau cinta Nya tidak berdasarkan mood atau perasaan. Kasih-Nya berdasarkan pada keputusan. Dia telah memutuskan untuk mengasihi manusia sebagai bentuk keputusan-Nya untuk mengasihi.

Esensi inilah yang sering kali dilupakan manusia. Kita sering mengasihi berdasarkan perasaan belaka. Bila pacar kita baik,kita akan semakin sayang padanya. Sebaliknya jika ia berbuat suatu kesalahan,kita cenderung marah dan berbalik melakukan sesuatu yang menyakiti perasaannya,bahkan ada yang langsung meninggalkannya. Kasih manusia diombang ambingkan oleh gelombang perasaan. Ini juga yang terjadi pada pasangan suami istri yang ingin bercerai.

Pada suatu seminar yang dilayani oleh seorang counsellor, seorang wanita setengah baya menghampirinya dan berkata, "Pak,saya sudah tidak tahan lagi. Saya ingin bercerai dengan suami saya."
"kenapa?," tanya sang counsellor

"Karena saya tidak cinta lagi sama dia,"jawabnya

"Kenapa tidak cinta lagi?" tanya sang counsellor lagi

"Karena saya sudah tidak cinta lagi sama dia.Dulu saya cinta tetapi sekarang tidak lagi. Dulu dia baik tapi sekarang dia ada salah bersikap dengan saya. Ngeliatnya saja saya udah males,rasanya mau menjauh dari dia. Pokoknya saya udah gak tahan lagi dengan sikapnya,cape..Saya harus bagaimana?"

"Cintai dia,jangan berpisah dan jangan bercerai"

"Bapak nggak ngerti.Saya udah tidak cinta lagi."

"Betul,anda sudah tidak mencintainya lagi. Tetapi justru karena itulah anda harus mencintai dia. Perasaan cinta yang hlang itu adalah alasan terbaik untuk kembali mencintai dia."

" tetapi.."

"Mencintai adalah kata kerja aktif. Sesuatu yang harus diupayakan. Dalam diri kita sudah ada cinta kasih Kristus,maka belajarlah untuk mengeluarkan dan mewujudkan cinta kasih itu. Berkorbanlah bagi dia,ampuni,hargai,dengarkan,dan tanya dia kenapa dia bersikap begitu,dan perhatikan apa yang menjadi kebutuhannya.Anda harus mengaktifkan cinta kasih itu."

Tiga bulan kemudian counsellor tersebut bertemu dengan wanita yang ingin bercerai itu. Ia berkata, "Tuhan ingin saya belajar berketetapan hati dalam mengasihi dan saya dipulihkan. Saya tidak jadi bercerai bahkan saya kemabli mengalai kasih mula-mula dengan suami saya."

Sekali lagi,Kasih janganlah diombang ambingkan oleh perasaan. Kasih harus didasarkan pada keputusan,pada ketetapan hati untuk mengasihi. Marilah belajar dari Yesus,sang pengambil keputusan terhebat. Yesus telah berketetapan hati untuk mengasihi manusia. Hal ini terbukti di atas Kayu salib. Ketika Dia disiksa,dihujat,diludahi,dan diperlakukan serendah-rendahnya,Dia tetap pada keputusan-Nya untuk mengasihi sehingga Dia berdoa,"Ya,Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."

Bayangkan apa yang terjadi pada saat itu Yesus mengasihi manusia berdasarkan perasaan.....

(masi banyak penjelasan lain mengenai keputusan Humbleness,Wellbess,Repentance,dan termasuk keputusan untuk diet. Belum lagi Capter ke dua mengenai memlilih andalan hidup,pasangan hidup,dan memilih profesi. Serta bab 3 & 4 yang akan belajar karakter,panggilan hidup,dan keputusan-keputusan tepat lainnya hingga akhirnya manusia membutuhkan yang namanya Kasih Karunia dari Tuhan saja.)

"Tetapi karena kasih karunia Allah aku ada sebagaimana aku ada sekarang,dan kasih karunia yang dianugrahkanNya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya,aku telah bekerja lebih keras daripada mereka semua, tetapi bukannya aku,melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku" (1 Korintus 15:10)

dari buku
(Tan,Timotius andi.Decision.Jakarta:Metanoia)


klo dibaca kasi komen ya..hehe thx